Cara Ampuh Mendapatkan Profit di TICKMILL

Adakah cara trading forex profit konsisten mudah dan menguntungkan di TICKMILL? Untuk mencapai tujuan ini butuh strategi dan rencana trading yang matang.

1. Bermain di 4 Market Terbesar
Untuk bisa mendapatkan profit konsisten dari trading forex yang Anda mainkan, pastikan Anda bermain dimarket finansial terbesar didunia. Market finansial terbesar saat ini ada di 4 market, yaitu market Sidney, Tokyo, New York, dan London. Keempat market finansial ini paling sibuk setiap detiknya, dan pastinya akan selalu memberikan profit yang konsisten.
Anda bisa mencari profit lebih dengan memanfaatkan sesi trading forex waktu Eropa. Karena sesi Eropa adalah yang paling sibuk dan ramai. Begitu pula saat terjadi overlaping, anda bisa meraih keuntungan dalam waktu singkat.

2. Perhitungkan Kekuatan Modal
Lihat seberapa besar kekuatan modal Anda, lalu petakan dengan menyusun trading plan di broker TICKMILL.
Target keuntungan sebaiknya realistis. Sebagai contoh, rata-rata trader biasanya memperoleh keuntungan 10-20% per bulan dari modal awal.
Kita bicara trader rata-rata, bukan super trader sekelas Ed Seykota. Di dunia forex trading memang memungkinkan memperoleh profit hingga 100% dari modal per bulan (saya bahkan pernah hingga 80%), tetapi kejadian seperti itu bisa dikatakan jarang terjadi atau tidak konsisten. Mungkin memang ada yang bisa konsisten menghasilkan profit ratusan persen per bulan dan berlangsung hingga bertahun-tahun. Tetapi kalaupun ada, jelas dia bukan trader kebanyakan.

3. Gunakan indikator waktu 1 jam
Dalam melihat pergerakan pair pada chart (candlestick), gunakan hanya waktu 1 jam. Dalam waktu tersebut akan terjadi naik turun. Ambil order jual jika candlestick menunjukkan arah turun. Jangan berlama-lama, kamu harus perhatikan arah balik dari candlestick tersebut. Dengan kata lain, ketika mulai berbalik arah kamu tutup order. Selengkapnya baca Forex Trading Time Zone
Jangan buru-buru melakukan order sebaliknya (buy). Beri waktu jeda beberapa menit untuk memastikan candlestick bergerak naik. Setelah cukup yakin, order buy. Teknik scalping bisa kamu terapkan asal tidak menunggu profit besar.

4. Atur Resiko
Seperti yang telah disampaikan, resiko berbanding lurus dengan peluang. Untuk itulah Anda perlu mengatur seberapa besar toleransi Anda terhadap resiko yang mungkin akan terjadi.
Resiko dalam forex trading tentu adalah loss. Jika Anda tidak membatasi toleransi resiko, sama saja dengan membiarkan semua modal Anda (kemungkinan) habis ditelan pasar.
Pembatasan resiko ini juga diatur dalam trading plan. Salah satu tekniknya adalah position sizing. Dengan position sizing Anda bisa bertransaksi dengan nyaman tanpa perlu khawatir akan mengalami loss terlalu besar.

Konsisten profit di tickmill


5. Jangan melakukan banyak order
Saya merekomendasikan untuk melakukan 2 order saja, bisa maksimal 3. Hal ini lebih efektif dan kamu bisa trading dengan santai. Banyak order akan membuat kamu kesusahan mengontrol pergerakan pair mata uang yang berakibat kamu telah untuk menutup order di broker forex TICKMILL. Pergerakan bisa berubah drastis dalam hitungan detik. Oleh sebab itu saya tidak menyarankan kamu untuk melakukan banyak order.
Melakukan banyak order berpotensi pada kerugian. Misalnya, salah satu order mengalami loss dan kamu tidak ingin melakukan cut loss sehingga memutuskan untuk melakukan order pada pair lainnya atau order pada pair yang sama dengan arah yang berbeda. Jika hal ini terjadi, kerugian sudah pasti kamu dapatkan.

6. Segera Tarik Keuntungan Yang Diperoleh
Kebanyakan trader tidak menyadari bahwa keuntungan tidak boleh dicampur dengan modal. Jika misalnya Anda memulai trading dengan modal sebesar $5,000 dan Anda telah berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar $1,000, maka segeralah tarik keuntungan tersebut. Biarkan balance di akun Anda kembali menjadi $5,000.

Mengapa demikian?
Ini agar Anda tidak “terlena” dengan menganggap modal Anda masih “aman” meskipun tengah mengalami kerugian. Seperti contoh di atas, Anda telah berhasil meraup keuntungan sebesar $1,000 sehingga balance Anda menjadi $6,000. Pada transaksi berikutnya ternyata Anda mengalami kerugian (floating loss) hingga mencapai $1,000. Pada situasi seperti ini seringkali seorang trader berpikir, “Ah, equity saya masih $5,000… yang ‘hilang’ hanya profit yang kemarin.”
4.5 stars - based on 21 reviews
Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: